Begini Kronologis Kecelakaan Saleem Iklim

Suara.com – Penyanyi legendaris asal Malaysia A. M. Salim Abdul Majeed atau yang dikenal Saleem Iklim meninggal dunia dalam perawatan di Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), Kuala Lumpur, Minggu (14/10/2018) pukul 6.20 waktu setempat.

Saleem menjalani perawatan setelah mengalami kecelakaan pada 20 September lalu.

Dikutip dari Mymetro, kecelakaan yang dialami Saleem terjadi di Lebuhraya Grand Saga KM 16 pada pukul 15.20 waktu setempat.

Saleem yang mengendarai motor dari arah Kajang menuju Cheras bertabrakan dengan mobil dari rute yang sama.

Kecelakaan terjadi ketika mobil hendak belok ke kiri memasuki kantor Grand Saga. Di waktu bersamaan, dari arah belakang, motor yang dikendarai Saleem menabrak bagian kiri mobil.

Benturan keras itu membuat Saleem terpental dan jatuh. Saleem kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Kajang-sebelum akhirnya dipindah ke PPUKM.

Saleem mengalami luka cukup serius akibat kecelakaan tersebut. 12 tulang rusuknya patah, salah satunya menusuk paru-paru Saleem.

Saleem sempat mengalami koma hingga dua minggu. Hingga akhirnya, pada Sabtu (13/10/2018) kemarin kondisi Saleem memburuk dan ajal menjemputnya sehari kemudian.

Saleem Iklim yang meninggal dalam usia 57 tahun itu telah dimakamkan di tempat pemakaman Islam Bandar Tun Hussein Onn Cheras pada siang tadi.

Saleem mulai dikenal publik, termasuk di Indonesia pada 1990-an bersama bandnya, Iklim. Lagu mereka yang berjudul Suci Dalam Debu cukup meledak di pasaran waktu itu.